Jumat, 04 November 2016

Siapkan Waktu Jeda Buat Anda

Waktu Jeda Buat Diri
Bersahabat dengan waktu untuk membiasakan diri masuk ke dalam keheningan hidup.
Matikan sementara program TV, hentikan sementara untuk menggunakan semua alat komunikasi, dan heningkan jiwa bersama perasaan bahagia.
Hidup bukan sekedar untuk terlibat dalam rutinitas yang terfokus pada tujuan pencapaian hal-hal dari luar diri.
Hidup bukan untuk menyerah dalam kehidupan yang sibuk, dan membuat Anda tidak punya waktu buat diri sendiri.
Anda punya jiwa, dan jiwa Anda butuh keheningan untuk membebaskan dirinya dari pengaruh kehidupan yang tidak diinginkan.
Miliki waktu jeda secara teratur untuk menghentikan semua rutinitas dari luar diri Anda, dan memberikan kesempatan kepada jiwa Anda untuk berbicara dengan dirinya sendiri.
Siapkan waktu jeda untuk kesendirian diri Anda, yang terlepas dari semua kesibukan, lalu berbicaralah dengan diri sejati Anda untuk melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang membuat Anda tidak damai, tidak nyaman, tidak senang.
Hidup butuh waktu jeda, bila Anda tidak punya waktu jeda, maka hal-hal tidak berharga juga akan bercampur dengan hal-hal penting untuk membuat Anda sibuk dalam rutinitas mengejar sesuatu yang tidak Anda butuhkan.
Siapkan waktu jeda untuk keheningan jiwa, lalu terangi jiwa Anda dengan tujuan hidup yang Anda inginkan.
Anda hidup untuk sehat, bahagia dan sejahtera; pastikan keheningan Anda menerangi pikiran dan emosi Anda untuk meraih bahagia, sejahtera, dan kesehatan.

Percaya Diri

Percaya diri bukan berarti nekad dan asal berani. Percaya diri adalah kecerdasan dan kemampuan untuk bertindak dengan perhitungan yang tepat. Orang-orang yang percaya diri tidak membuat tindakannya beresiko dan menghasilkan kegagalan. Mereka tidak bertindak di luar kemampuan mereka. Mereka sangat optimis dan selalu bertindak dengan prinsip kehati-hatian agar tindakannya sesuai harapan.
Orang-orang yang kurang percaya diri selalu ragu, takut, gugup, berandai-andai, meraba-raba, dan tidak berani bertindak. Mereka tidak mengerti cara untuk mempersiapkan perjalanan menuju tindakan. Mereka tidak mempunyai pengetahuan, keterampilan, wawasan, dan kompetensi yang dibutuhkan. Mereka sangat takut melihat tindakan di luar zona kenyamanan. Pikiran dan perilaku mereka tidak mampu keluar dari zona kenyamanan.
Fondasi untuk membangun kepercayaa diri adalah kompetensi yang dilandasi dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru. Tanpa kompetensi yang tepat, kepercayaan diri sulit ditingkatkan, kecuali orang-orang nekat yang kepercayaan dirinya berlebihan. Harus diingat bahwa kepercayaan diri yang bersumber dari kenekatan seseorang mengandung resiko yang sangat tinggi dan bersifat spekulasi. Jadi, semua tindakan dengan resiko yang tinggi memiliki potensi kegagalan yang tinggi.
Kepercayaan diri terkait dengan mental pemenang. Bila Anda selalu bertindak dengan mental pemenang, maka Anda tidak pernah berhenti sebelum berhasil. Mental pemenang dengan keyakinan yang kuat ditambah dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, memiliki fokus dan tekad untuk pencapaian terbaik.
Kepercayaan diri memotivasi diri sendiri untuk bekerja keras, belajar, menerima tantangan, bertahan dalam menghadapi kemunduran, optimis, dan menyiapkan diri dengan disiplin tinggi untuk meraih yang terbaik. Sebaliknya, kepercayaan diri yang rendah membuat diri pesimis, tidak punya inisiatif, malas, suka menyalahkan orang lain, berpikir negatif, merasa sebagai korban, tidak mampu menghadapi tantangan, tidak mampu menghadapi kemunduran, dan tumbuhnya perilaku yang merusak diri sendiri.
Kepercayaan diri adalah jalan untuk mencapai kemenangan dalam hidup. Kepercayaan diri adalah kekuatan untuk menemukan sukses. Orang-orang yang percaya diri mampu menjaga sikap positif, sehingga selalu dipercaya oleh orang lain untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan besar.
Orang-orang yang percaya diri selalu tenang saat menghadapi kritik, mereka bersyukur dan belajar dari kritik untuk memperkuat jalan menuju sukses. Mereka tidak  marah atau kecewa kepada pengkritik. Walau kritikan itu tidak masuk akal, mereka tetap tenang dan mencoba belajar makna lain dari kritikan tersebut. Intinya, orang-orang yang percaya diri tidak tergoyahkan oleh ejekan ataupun kritikan siapapun.
Sikap percaya diri menimbulkan keberanian untuk bertindak, dan mendorong untuk mempersiapkan perjalanan menuju pencapaian dengan baik. Kesadaran dan kerendahan hati untuk mengukur dan memetakan kemampuan, serta pencapaian awal yang sudah sempurna selalu menjadi awal yang baik untuk penguatan kepercayaan diri.
Informasi yang benar, data yang benar, pengetahuan yang tepat, keterampilan yang unggul, dan pengalaman yang teruji menjadi kekuatan untuk meningkatkan kepercayaan diri. Pikiran yang fokus pada kekuatan dan kekuatan untuk merasakan keberhasilan adalah cara untuk meningkatkan kepercayaan diri.
Arah yang jelas dan prioritas yang dikerjakan dengan sepenuh hati menjadi kekuatan untuk peningkatan kepercayaan diri. Pikiran yang optimis dan keyakinan diri yang hebat membangkitkan kepercayaan diri untuk melakukan banyak hal yang hebat.
Ketika kepercayaan diri Anda ditakutkan oleh tantangan yang besar, maka mulailah dengan langkah kecil untuk menaklukkan tantangan besar tersebut. Yang penting, jangan menyerah atau diam, tetapkanlah tujuan-tujuan kecil, lalu raih satu persatu dengan sempurna. Pencapaian tujuan-tujuan kecil tersebut selalu berakumulasi untuk menguatkan kepercayaan diri Anda dalam menghadapi tantangan besar tersebut.
Kepercayaan diri adalah kekuatan untuk mencapai sukses. Jadi, pastikan Anda memiliki persiapan yang rinci dengan prioritas untuk pencapaian terbaik; 

Disiplin dan Tanggung Jawab

Bila kesibukan sehari-hari Anda membuat meja kerja Anda selalu penuh dengan tumpukkan pekerjaan yang belum terselesaikan, maka saatnya Anda melakukan interospeksi diri untuk menata ulang semua kekacauan dan ketidakdisiplinan diri Anda itu dengan pikiran yang jernih. Hanya dalam ketenangan Anda dapat berpikir jernih untuk menyelesaikan pekerjaan didepan mata Anda dengan hasil maksimum.
Bila Anda tidak mampu membuat pikiran Anda tenang dan jernih untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab pekerjaan Anda, Anda  akan selalu hidup dengan pola kerja yang bermental menunda-nunda tugas dan tanggung jawab.
Periksa kembali semua tumpukkan kertas dan dokumen di meja kerja Anda, lalu mulailah susun serapi mungkin dengan sistem dokumentasi arsip yang sesuai selera, dan yang memudahkan Anda di pekerjaan sehari-hari.
Susunlah semua tugas dan pekerjaan Anda berdasarkan prioritas, dan selesaikan semuanya sebelum waktu pertanggungjawaban Anda kepada manajemen atau pun kepada atasan Anda.
Kertas dan dokumen yang penting segera dirapikan sesuai dengan manajemen arsip yang andal. Untuk kertas dan dokumen yang tak penting segera hancurkan dan buanglah ke tempat sampah, jangan biasakan menumpuk sampah di meja kerja Anda, sebab perasan dan pikiran Anda akan selalu kacau dalam kebingungan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sesuai waktu.
Jika meja kerja Anda rapi, bersih, dan tertib dari kertas dan dokumen yang tidak penting; maka meja kerja Anda akan menjadi tempat yang nyaman untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, lebih produktif, dan tanpa stres.
Bangunlah terlebih dahulu sebuah komitmen untuk memperbaiki diri Anda secara total. Khususnya, untuk mulai melakukan proses manajemen pekerjaan diri sendiri yang berdisiplin tinggi dan penuh tanggung jawab. Lalu, ciptakan sebuah pola kerja di mind set Anda dalam setiap proses penyelesaian pekerjaan, yaitu untuk melakukan langkah-langkah  pengumpulan data, mengorganisasi data menjadi hasil yang diharapkan, mereview kembali semua pekerjaan untuk memastikan bahwa pekerjaan sesuai target, dan yang terakhir melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.
Jagalah selalu meja kerja Anda sebagai tempat terbersih, sebersih pikiran dan perasaan Anda dalam menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab Anda dengan total, dan tanpa pamrih.